QINI VANAME CIPATUJAH Aka Bonanza Mengontrol Penyebaran Benih Udang

QINI VANAME CIPATUJAH Aka Bonanza Mengontrol Penyebaran Benih Udang

QINI VANAME CIPATUJAH Aka Bonanza Ikut Mengontrol Penyebaran Benih Udang

Awali setiap program dengan zikir kepada Allah SWT, dekat dengan Allah niscaya dekat dengan kemenangan

AKA BONANZA | Timses Aka Bonanza, bersama Syekh Muhammad Fathurahman, Mursyid Tarekat Idrisiyyah, Ahad malam Senin (22/6) berangkat ke Tambak Udang Qini Vaname Cipatujah untuk mengontrol penyebaran benih udang. Seperti kita ketahui pada Ramadan menjelang idul Fitri lalu, Tambak Qini Vaname melakukan Panen Raya, Juni ini baru memulai akivitas dengan melakukan penyebaran benih.

Pada sepertiga malam Tim sudah bangun untuk melaksanakan shalat Tahajud, witir dan zikir istighosah Yaa Hayyu Yaa Qoyyum. Syekh Fathurahman memimpin langsung kegiatan Qiyamullail ini.

“Mari, awali setiap kegiatan dengan zikir kepada Allah SWT, karena mendekat kepada Allah SWT akan dekat pula dengan pertolongan Allah, niscaya akan dekat dengan kemenangan !” ujar Syekh Fathurahman menutup qiyamullail.

Lanjut dengan melaksanakan shalat Subuh dan Tadarus Al Quran. Pada kesempatan ini Syekh M Fathurahman memberi arahan-arahan khusus kepada Calon Bupati Aka Bonanza. Syekh Fathurahman dan Calon Bupati Aka Bonanza juga menyimak laporan  perkembangan tambak dari Marwan Hakim selaku manajer Tambak Udang Qini Vaname Cipatujah.

Bersepeda

Setelah olahbatin, bada isyraq aktivitas berlanjut dengan olahraga pagi, sepeda santai bersama club sepeda Suluk Bike Community. Menempuh rute Ciheras, Sindangkerta lalu Pamayang.

Di Pamoekan Rombongan singgah di masjid Idrisiyyah yang dibangun pada masa Syekh Akbar Muhammad Daud Dahlan. Napak tilas ini membuat rombongan sejenak larut dalam nostalgia. Nelayan setempat yang masih ada keterikatan dengan Tarekat Idrisiyyah pun datang menghampiri.

Sambil menyaksikan pemandangan laut lepas dan aktivitas nelayan setempat, Syekh Fathurahman menyampaikan pesan pentingnya seputar dakwah politik.

“Dakwah melalui jalur politik akan lebih efektif!” tegasnya.

Efektif, karena konsep-konsep yang biasa disuarakan di mimbar ceramah bisa langsung diterapkan lewat keputusan politik.

“Digenggaman kekuasan politisi muslim laut dan nelayan akan terjaga!” tegasnya.

Tugas seorang muslim adalah menjadi Khalifatul fil ardh, dengan hadirnya Penguasa yang jujur dan amanah Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam (SDA) jadi lebih bermanfaat dan terlindungi.

Senada dengan Syekh Fathurahman, Aka Bonanza menyampaikan, Potensi Tasik Selatan dengan pantainya sangat menarik wisatawan sayangnya belum didukung infrastruktur, jalan-jalannya yang sempit dan berlubang membuat orang enggan untuk datang ke lokasi ini. Losmen memang banyak, tapi tidak ada hotel berbintang.

“Harus ada edukasi dan dukungan infrastruktur agar ada peningkatan kesejahteraan, selain itu adanya dukungan pemerintah kabupaten agar mempromosikan wisata Tasik Selatan.

“Wisata dibuka dan dimaksimalkan, maka masyarakat akan sejahtera,” ujar Aka Bonanza.

Salman Alfarizi